Teleskop #1 – Indonesia Menjadi Tempat Uji Coba Vaksin COVID-19 Milik Tiongkok?

Tarik ulur pemahaman antara mendahulukan kesehatan atau perekonomian, akhirnya, bisa jadi kita dihadapkan pada dua pilihan: mau terkapar atau terpapar? Ekonomi yang terkapar atau masyarakat yang terpapar. Demikian perdebatan yang terjadi.

Kasus COVID-19 Indonesia Masih Sangat Buruk

Namun tampaknya kedua pilihan ini tidak berlaku di Indonesia, karena kita harus menelan pil pahit keduanya. Ekonomi yang kunjung membaik makin diperparah case mortality rate yang jauh lebih buruk di banding negara lain.

Seperti data yang diambil dari John Hopkins University, kinerja Indonesia dalam menangani dampak COVID-19 terhitung sangat buruk di Asia, dengan jumlah kasus harian yang selalu memecah rekor baru setiap minggunya sejak bulan Agustus

Indonesia Menjadi Tempat Uji Coba Vaksin Buatan Tiongkok

Ditengah harapan masyarakat Indonesia agar pemerintah menyegerakan pembuatan vaksin yang sesuai dengan strain mutasi virus Corona di Indonesia. Media international Bloomberg, justru memberitakan Indonesia justru dijadikam tempat Uji Coba Vaksin COVID-19 Milik China

Perusahan farmasi Cina, Sinovac Biotech dikabarkan bekerja sama dengan BUMN, Bio Farma untuk melakukan Uji coba vaksin covid-19 dari china yang diberi nama (CoronaVac).

Uji Coba Vaksin Belum Sepenuhnya Tuntas

Di Bandung, Bio Farma melaksanakan uji klinis CoronaVac bagi 1620 relawan yang telah mendaftar. Bio Farma juga sudah bernegosiasi dengan pemerintah untuk percepatan perizinan vaksin Sinovac, dan bahkan telah menyepakati untuk produksi 40 juta vaksin meskipun uji klinis keefektivan belum tuntas.

Padahal perusahaan farmasi AstraZeneca, perusahaan yang mengembangkan vaksin dari Inggris terpaksa harus menghentikan uji klinis vaksin mereka untuk sementara karena adanya satu peserta yang jatuh sakit. Wajar jika beberapa ahli kesehatan memperingatkan adanya risiko keamanan, apabila vaksin dikembangkan terlalu terburu buru. Apalagi inisiatif ini bukan sepenuhnya datang dari dalam negeri.

Uji Coba CoronaVac Juga Sedang Berlangsung di Brazil
Uji Coba Tahap Akhir Tidak Dapat Dilakukan di Tiongkok

Selain Indonesia, saat ini uji coba tahap III CoronaVac buatan SinoVac juga tengah dilakukan di Brazil. dan baru akan diketahui hasilnya oktober nanti. Uji Coba tahap akhir memerlukan banyak peserta di tempat dengan wabah aktif, hal ini tidak memungkinkan untuk dilakukan di China, dimana sebagian besar transmisi lokal sudah berakhir.

Indonesia Mengembangkan Vaksin Merah Putih

Tentu saja kita juga berharap Pemerintahan juga mengarahkan lembaga penelitian dan universitas dalam negeri untuk mengembangkan sendiri Vaksin Merah Putih buatan Indonesia, yang lebih seusai dengan strain mutasi diindonesia.

Pengembangan Vaksin Normalnya Memakan Waktu Bertahun-tahun

Memang dalam kondisi normal, pengembangan vaksin bisa berlangsung sampai selama satu dekade, namun untuk covid-19, pemerintah harus serius mengutamakan untuk menekan waktu pengembangan kurang dari satu tahun, karena ini bukan hanya penting tapi juga genting.

Antara pilihan apakah ekonomi harus terkapar atau masyarakat yang terpapar, rasanya kita tidak punya pilihan lain untuk segera tersadar, bisa jadi virus ini datangnya dari luar, tapi kunci untuk memenangkan perang melawan virus ini sejtinya datang dari dalam. Bukan hanya dari tubuh yang kuat, namun juga bangsa yang kuat dan berdaulat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *